KARYANESIA.ID, KONKEP – Suasana kebersamaan dan semangat menyambut Hari Raya Idul Fitri terasa kental di wilayah Mosolo Raya, Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep).
Agenda tahunan Mosolo Raya Cup kembali digelar dan tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-26. Rangkaian kegiatan dibuka secara meriah melalui pawai dan buka puasa bersama yang melibatkan tiga desa, yakni Desa Mosolo, Desa Sinar Masolo, dan Desa Sinaulu Jaya, pada Kamis (12/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dimeriahkan oleh pemuda serta masyarakat Mosolo Raya yang antusias mengikuti pawai sejak awal hingga akhir kegiatan.
Pawai dimulai dari Masjid Babussalam Desa Sinaulu Jaya dan berakhir di Lapangan Sepak Bola Mosolo. Sepanjang rute pawai, masyarakat tampak berjalan santai mengenakan berbagai pakaian bernuansa budaya dan profesi.
Sebagian peserta mengenakan pakaian adat Buton berupa baju putih lengan panjang yang dipadukan dengan sarung Leja, sarung khas Buton. Selain itu, kelompok pelajar dari tingkat SD, SMP hingga SMA tampil dengan seragam batik sekolah, tenaga kesehatan menggunakan pakaian profesinya, sementara para pemudi tampil kompak dengan busana hitam putih.
Setibanya di lapangan, masyarakat disuguhi berbagai pertunjukan budaya yang semakin menyemarakkan suasana, di antaranya tarian Pangibi, tarian Lawati Buton, serta tarian Tiga Etnis.
Ketua Panitia Mosolo Raya Cup, Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Mosolo Raya yang telah berpartisipasi aktif sejak proses pembentukan panitia hingga pelaksanaan kegiatan pembukaan.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Mosolo Raya yang begitu antusias mengikuti kegiatan ini, mulai dari rapat pembentukan panitia hingga pelaksanaan pawai dan buka puasa bersama,” ujarnya saat menyampaikan laporan panitia.
Rahman menjelaskan, dalam pelaksanaan Mosolo Raya Cup tahun ini panitia menyiapkan berbagai cabang perlombaan yang mencakup bidang kesenian, kerohanian, dan olahraga.
Pada bidang kesenian, lomba yang digelar meliputi pidato, pangibi, badenda, vokal grup, qasidah rabana, karaoke, dan puisi. Sementara pada bidang kerohanian terdapat lomba salat berjamaah, azan, sari tilawah, dan ceramah.
Adapun pada bidang olahraga, masyarakat dapat menyaksikan pertandingan sepak bola serta bola voli putra dan putri.
“Kami berharap seluruh peserta dapat menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap perlombaan. Semoga Mosolo Raya Cup tahun ini dapat berjalan lancar dan aman,” harap Rahman.
Sementara itu, Kepala Desa Sinar Masolo, Marno, mengatakan Mosolo Raya Cup merupakan momentum penting untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kebersamaan masyarakat, khususnya dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana hiburan sekaligus wadah mempererat hubungan kekeluargaan masyarakat Mosolo Raya.
“Biasanya pada sore hari masyarakat bisa menyaksikan pertandingan olahraga seperti sepak bola dan voli, sementara pada malam hari akan digelar berbagai lomba kesenian dan kerohanian,” ungkapnya.
Sebagai tuan rumah kegiatan, Pemerintah Desa Sinar Masolo juga mengimbau seluruh masyarakat, baik dari wilayah Mosolo Raya maupun desa-desa sekitar, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Dengan semangat kebersamaan dan tingginya partisipasi masyarakat, Mosolo Raya Cup ke-26 diharapkan menjadi momentum yang semakin mempererat persaudaraan sekaligus menyemarakkan suasana Ramadan menjelang Idul Fitri.
Redaksi: Karyanesia.id





